lego website yang di pakai sekarang

  ||  Selamat Datang Di WebSite Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah || Untuk Mengetahui Jam Kerja Kantor Klik Disini 

Ditulis oleh Redaksi on . Dilihat: 45

Implikasi Ibadah Qurban Terhadap Invidual

Oleh : Al Fitri J Chaniago

(Wakil Ketua Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah)

Pendahuluan

Menurut etimologis qurban adalah pendekatan diri kepada Allah Swt.. Sedangkan menurut Syara’, qurban adalah beribadah untuk mendekatkan diri pada Allah Swt. Kata qurban berasal dari bahasa Arab, “Qurban” (قربان) yang artinya dekat. Dalam Islam qurban disebut dengan al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang artinya binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari Tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah swt.

Hukum melaksanakan qurban menurut Imam Syafi’I r.a dan Imam Maliki r.a adalah sunnah muakkadah (sunnah yang mendekati wajib, sangat dianjurkan) setiap tahunnya bagi muslim yang mampu. Bahkan menurut madzhab Hanafi, hukum menyembelih hewan qurban adalah wajib dan dilaksanakan setiap tahun bagi orang Islam yang mampu dan tidak sedang bepergian. Yang banyak dipegang adalah hukumnya sunnah muakkadah atau sunah yang sangat dianjurkan, bagi orang yang mampu melaksanakan ibadah qurban tetapi ia meninggalkan hal itu maka ia hukumnya adalah makruh.

Secara umum, ibadah qurban dalam Islam dimulai sejak zaman Nabi Adam as. Adapun secara khusus atau syar’i, ibadah qurban dikaitkan dengan peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim as dan anaknya, yakni Nabi Ismail as. Saat Nabi Ibrahim as tidak memiliki anak hinggga ussianya tua. Kemudian berdoa kepada Allah Swt. untuk mengkaruniani seorang anak kepadanya. Doa tersebut kemudian dikabulkan oleh Allah Swt.. Nabi Ibrahim as pun dikarunia anak laki-laki yang bernama Nabi Ismail as. Hingga pada suatu hari, Nabi Ibrahim as bermimpi mendapat perintah dari Allah Swt. untuk menyembelih anak kesayangan satu-satunya itu. Nabi Ibrahim as pun menceritakan mimpi yang telah dialaminya itu kepada anaknya, Nabi Ismail as. Selain itu, Nabi Ibrahim as juga meminta pendapat anaknya. Anaknya setuju dengan apa yang ada pada mimpi Nabi Ibrahim as. Nabi Ismail as siap untuk disembelih ayahnya. Meskipun berat hati, tetapi Nabi Ibrahim as tetap menjalankan perintah Allah Swt untuk menyembelih anaknya.

Hikmah Ibadah Qurban

Pada dasarnya hanya ada dua hikmah ibadah qurban yang sangat esensial. Pertama, hikmah secara vertikal dan horizontal. Dilirik  dari sudut vertikal, karena ibadah qurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, dan secara horizontal, lantaran dengan menyembelih hewan qurban, dagingnya dapat dinikmati oleh orang-orang yang membutuhkannya. Maka dari sini akan terbentuk jiwa empati, solidaritas dan kesetiakawanan sosial. Read More

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah

Jalan Diponegoro No. 42 Panaragan Jaya

Kabupaten Tulang Bawang Barat,  Provinsi Lampung.

Telp :  (0726) 7575383

Faks:  (0726) 7575384

Email :   Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Tautan Aplikasi